Kegiatan Semiloka Kurikulum Berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) PTK-UPR

Jurusan Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (PTK) FKIP Universitas Palangka Raya melaksanakan Semiloka Kurikulum Berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) di Hotel Luwansa pada tanggal 14 Agustus 2017. Semiloka Kurikulum KKNI dihadiri oleh dosen, staf, mahasiswa, alumni, pengguna alumni, dunia usaha dan dunia industri dari Prodi Pendidikan Teknik Mesin dan Prodi Pendidikan Teknik Bangunan dengan narasumber Dr. C.Rudy Prihantoro dan Winoto Hadi, MT dari Universitas Negeri Jakarta. Semiloka dibuka oleh Dekan FKIP UPR Prof. Dr. Joni Bungai, M.Pd, didampingi oleh Prof. Dr. Agus Haryono, M.Si (Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan), Drs. Rhodinus Sidabutar, M.Pd (Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan), dan Prof. Dr. Sanggam R.I. Manalu, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyatakan bahwa semiloka ini sangat penting untuk menyesuaikan kurikulum yang sudah ada dengan kebutuhan stakeholder dan standar kualifikasi nasional untuk menghasilkan profil lulusan yang berkualitas. Dekan FKIP juga menambahkan bahwa dalam upaya melakukan kualifikasi terhadap lulusan perguruan tinggi di Indonesia, pemerintah telah menerbitkan Perpres No. 08 tahun 2012 tentang  kurikulum berbasis KKNI. KKNI adalah kerangka kualifikasi yang disepakati secara nasional disusun berdasarkan suatu ukuran pencapaian proses pendidikan sebagai basis pengakuan terhadap hasil pendidikan seseorang. Kurikulum yang pada awalnya mengacu pada pencapaian kompetensi menjadi mengacu pada capaian pembelajaran (learning outcomes). Ketua panitia sekaligus Ketua Jurusan PTK Jhonni Rentas Duling, ST, MT menyatakan bahwa dalam rangka persiapan revitalisasi kurikulum berbasis KKNI, Jurusan Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (PTK) FKIP UPR melaksanakan semiloka kurikulum bagi Program Studi Pendidikan Teknik Mesin dan Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan. Kegiatan semiloka Kurikulum KKNI bertujuan untuk memberikan pembekalan dan pembahaman tentang KKNI serta memberikan gambaran tentang langkah teknis penyusunan kurikulum prodi yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar nasional perguruan tinggi (kompetensi utama) dan kompetensi tambahan. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan profil prodi dan profil lulusan yang sesuai dengan standar nasional perguruan tinggi untuk Strata S-1.